CIREBON, alexanews.id – Upaya mendekatkan diri dengan masyarakat terus dilakukan Polres Cirebon Kota melalui pendekatan yang sederhana namun menyentuh kebutuhan langsung warga. Salah satunya ditunjukkan lewat layanan cuci motor gratis khusus bagi para pengemudi ojek online (ojol) yang digelar di kawasan eks Pusdiklatpri, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Sabtu (2/5/2026).

Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian jajaran kepolisian terhadap para pengemudi ojol yang setiap hari menggantungkan penghasilan dari kendaraan roda dua. Bagi para driver, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan penopang utama ekonomi keluarga.

Karena itu, kondisi kendaraan yang bersih dan terawat dinilai penting untuk menunjang kenyamanan saat bekerja. Tak hanya itu, tampilan motor yang bersih juga dapat meningkatkan rasa percaya pelanggan saat menggunakan jasa transportasi online.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal yang setiap hari berada di jalan.

“Layanan cuci motor gratis ini adalah bentuk apresiasi kami kepada rekan-rekan pengemudi ojol yang memiliki peran penting dalam mobilitas perkotaan. Ini bukan sekadar fasilitas, tapi ruang komunikasi bagi kami untuk saling bertukar informasi dan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar AKBP Eko Iskandar.

Program ini pun langsung disambut antusias para pengemudi ojol. Sejak pagi, puluhan driver tampak mendatangi lokasi untuk memanfaatkan layanan gratis tersebut. Mereka datang bergantian sambil membawa kendaraan yang sehari-hari digunakan untuk bekerja.

Di lokasi kegiatan, suasana tampak santai namun penuh keakraban. Sambil menunggu motor dicuci, para pengemudi ojol terlihat berbincang langsung dengan anggota kepolisian. Interaksi ini menjadi ruang komunikasi yang cair antara polisi dan masyarakat.

Momen tersebut tak hanya dimanfaatkan untuk membersihkan kendaraan, tetapi juga menjadi sarana bertukar cerita dan menyampaikan kondisi di lapangan. Sejumlah pengemudi memanfaatkan kesempatan itu untuk berbagi pengalaman saat bekerja di jalan, termasuk soal keamanan dan ketertiban yang mereka temui setiap hari.

Kedekatan seperti inilah yang ingin dibangun Polres Cirebon Kota. Polisi tidak hanya hadir saat ada pelanggaran atau penindakan, tetapi juga hadir dalam suasana yang lebih akrab dan bersahabat.

Bagi para driver ojol, kegiatan ini bukan hanya membantu meringankan pengeluaran operasional harian, tetapi juga memberi kesan bahwa mereka mendapat perhatian dari aparat.

Sejumlah pengemudi mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Selain motornya menjadi bersih, mereka juga merasa lebih dihargai karena profesi mereka mendapat perhatian langsung dari pihak kepolisian.

Langkah kecil seperti layanan cuci motor gratis ini dinilai memberi dampak besar dalam membangun hubungan emosional antara polisi dan masyarakat. Pendekatan seperti ini juga menjadi cara efektif untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Tak hanya memberikan layanan gratis, Polres Cirebon Kota juga memanfaatkan kegiatan ini untuk menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Para pengemudi ojol diingatkan untuk selalu berhati-hati saat berkendara dan mengutamakan keselamatan di jalan. Selain itu, mereka juga diminta tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kepolisian juga mengajak para driver untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan. Sebab, para pengemudi ojol merupakan kelompok yang sangat dekat dengan dinamika jalanan dan lingkungan masyarakat.

Dengan mobilitas yang tinggi, para driver dinilai memiliki posisi strategis untuk ikut membantu mendeteksi potensi gangguan keamanan. Jika menemukan hal mencurigakan di lapangan, mereka diimbau segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Menurutnya, kehadiran polisi harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, pendekatan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga akan terus dilakukan.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Layanan Polisi 110 jika menemukan hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan darurat. Ini adalah sarana komunikasi cepat agar setiap laporan dapat segera kami tindak lanjuti,” kata AKP M. Aris Hermanto.

Ia menegaskan, layanan Polisi 110 dapat dimanfaatkan masyarakat kapan saja untuk melaporkan gangguan keamanan, kejadian darurat, maupun situasi yang membutuhkan respons cepat dari aparat.

Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Polres Cirebon Kota ingin menunjukkan bahwa kehadiran polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat yang siap hadir, mendengar, dan membantu.

Pendekatan humanis seperti ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menciptakan rasa aman yang tumbuh dari hubungan yang lebih dekat, hangat, dan saling percaya. (Kirno)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.