CIREBON, alexanews.id – Warga Desa Jagapura Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, digemparkan dengan penemuan jasad seorang wanita paruh baya di dalam rumahnya, Rabu (11/6/2026) sore.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka serius di bagian wajah serta kepala belakang. Dugaan sementara, korban menjadi sasaran tindak perampokan yang berujung pada aksi pembunuhan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah perhiasan milik korban dilaporkan hilang. Fakta tersebut memperkuat dugaan bahwa pelaku tidak hanya menghabisi nyawa korban, tetapi juga membawa kabur barang berharga yang ada di rumah tersebut.
Temuan jasad korban sontak membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi setelah mengetahui adanya peristiwa tragis tersebut.
Luka yang ditemukan pada tubuh korban diduga berasal dari hantaman benda tumpul dan serangan senjata tajam. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim forensik.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, jajaran Satreskrim Polresta Cirebon langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi melakukan penyisiran di dalam rumah maupun area sekitar guna mencari petunjuk yang dapat mengungkap identitas pelaku.
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, petugas segera bergerak setelah menerima laporan dari warga.
“Kami menerima laporan dari masyarakat dan langsung melakukan olah TKP. Sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus ini telah diamankan oleh petugas,” ujar Kompol I Putu Ika Prabawa.
Hingga kini, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut. Sedikitnya enam orang saksi telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.
Salah satu saksi yang diperiksa merupakan adik kandung korban. Ia diketahui menjadi orang pertama yang menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam rumah.
Untuk kepentingan penyelidikan dan memastikan penyebab kematian secara medis, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang, Kabupaten Indramayu, guna menjalani proses autopsi.
Polisi saat ini masih memburu pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Aparat juga terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna mengungkap motif serta kronologi lengkap kejadian.
Kasus ini masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Cirebon. (Kirno)










