BEKASI – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bojongsari resmi melantik sekaligus menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 91 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Jumat (11/9/2026).

Acara yang berlangsung di Kampung Mreleng, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi ini menjadi langkah krusial menjelang pemungutan suara yang dijadwalkan pada 20 September 2026 mendatang.

Sebanyak 91 petugas KPPS yang dilantik tersebut nantinya akan tersebar dan bertugas di 13 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Mereka memikul tanggung jawab besar untuk melayani 6.131 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari total 2.809 Kepala Keluarga (KK), dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 3.172 orang dan pemilih perempuan sebanyak 2.809 orang.

Tekankan Netralitas Harga Mati

Dalam arahannya, Ketua Panitia Pilkades Bojongsari, Asep Nurjamal, memberikan ucapan selamat sekaligus memberikan pesan mendalam terkait integritas para petugas KPPS. Ia menegaskan bahwa netralitas adalah hal mutlak yang tidak bisa ditawar.

“Saya ucapkan selamat kepada 91 petugas KPPS yang telah resmi dilantik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Pilkades masa bakti 2026-2034. Pada saatnya nanti, Bapak/Ibu tidak ada lagi yang berpihak kepada siapa pun,” ujar Asep Nurjamal di hadapan para peserta, Jumat (11/9/2026).

Asep juga mengingatkan bahwa waktu pelaksanaan pemungutan suara sudah sangat dekat, sehingga profesionalisme kerja harus benar-benar dijaga.

“Jaga netralitas karena kita sudah menjadi bagian dari panitia Pilkades yang tidak lama lagi akan digelar pada 20 September 2026,” tambahnya tegas.

Acara pelantikan dan Bimtek ini berjalan dengan khidmat dan kondusif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur pengamanan dan pengawasan desa, di antaranya Babinsa TNI AD Koramil 13 Kedungwaringin, Bhabinkamtibmas Polsek Kedungwaringin, serta jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bojongsari. (Wnd)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.