CIREBON, alexanews.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon pada Jumat (17/4/2026) menyebabkan sejumlah titik tergenang air. Salah satu yang terparah terjadi di Jalan Ki Jatira, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan.
Hingga sore hari, genangan air masih terlihat menutupi badan jalan, terutama di titik terendah yang berada di sekitar jembatan irigasi. Kondisi ini dipicu oleh meluapnya aliran irigasi pesawahan yang tidak mampu menampung tingginya debit air hujan.
Air yang melimpas dari saluran tersebut akhirnya menggenangi akses utama warga, sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas.
Pantauan di lapangan menunjukkan situasi cukup memprihatinkan. Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, terpaksa melintas dengan ekstra hati-hati.
Bahkan, sistem buka tutup diberlakukan secara tidak resmi oleh pengguna jalan. Pengendara harus bergantian melintas untuk menghindari tabrakan di tengah genangan.
Selain itu, ancaman lubang jalan yang tidak terlihat karena tertutup air menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pengguna jalan. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara motor.
“Airnya cukup tinggi, kalau tidak hati-hati bisa masuk ke mesin atau terperosok lubang. Tadi saya harus antre dulu supaya tidak bersenggolan dengan kendaraan dari arah berlawanan,” ujar Beben, salah satu pengendara di lokasi.
Meski banyak pengendara tetap nekat menerobos genangan, tidak sedikit pula warga yang memilih memutar arah dan mencari jalur alternatif demi menghindari risiko kerusakan kendaraan.
Kondisi banjir yang terjadi berulang setiap hujan deras ini pun memicu keresahan warga setempat. Mereka berharap ada langkah konkret dari Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon untuk mengatasi persoalan tersebut secara permanen.
Warga mendesak agar dilakukan normalisasi atau pengerukan pada sungai alami maupun saluran irigasi di sekitar lokasi. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas tampung air sehingga tidak lagi meluap ke jalan maupun permukiman.
Menurut warga, tanpa penanganan serius, genangan seperti ini akan terus terjadi dan membahayakan keselamatan pengguna jalan serta menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air di Jalan Ki Jatira masih belum surut. Warga dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di wilayah Cirebon dalam beberapa waktu ke depan. (Kirno)










