SERGAI, alexanews.id – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya bersama Wakil Bupati Adlin Tambunan meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 104298 Simpang Empat, Dusun I Sinayan, Desa Simpang Empat, Kecamatan Sei Rampah, Jumat.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Jumat Bersepeda Santai atau gowes yang digelar Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dalam mendukung gerakan nasional efisiensi energi, khususnya pengurangan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Dalam kunjungan itu, Bupati dan Wakil Bupati didampingi sejumlah Staf Ahli, Asisten, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala SDN 104298 Simpang Empat Sabran SPd, para guru, serta ratusan siswa yang tampak antusias.
Beberapa guru yang turut menyambut di antaranya Susi Susanti, Sari Purnawasni, Nurul Hidayah, Nurmiyati, dan Parisah. Suasana sekolah pun mendadak ramai saat rombongan tiba, terlebih karena kunjungan tersebut dilakukan secara mendadak.
Bupati Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan langsung berbaur dengan para guru dan siswa yang baru saja menerima menu MBG dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pergulaan. Program ini diketahui rutin disalurkan setiap pagi kepada para penerima manfaat.
Di hadapan Bupati dan Wakil Bupati, para guru menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program MBG yang dinilai sangat membantu pemenuhan gizi siswa, bahkan juga bermanfaat bagi tenaga pendidik di sekolah tersebut.
Mereka mengaku anak-anak sangat antusias menerima menu MBG setiap hari. Salah satu menu favorit siswa adalah ayam goreng yang hampir selalu dinantikan.
“Anak-anak sangat antusias menerima menu MBG setiap hari dan menu favorit mereka adalah ayam goreng. Kami berharap program MBG ini terus berlanjut,” ujar Parisah dan Susi Susanti.
Pihak sekolah menjelaskan, jumlah penerima manfaat program MBG di SDN 104298 Simpang Empat mencapai 122 orang. Rinciannya, sebanyak 112 siswa dari kelas I hingga kelas VI, serta 10 tenaga pendidik.
Guru-guru juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai terhadap sekolah mereka, termasuk kunjungan langsung Bupati dan Wakil Bupati.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati serta rombongan atas kunjungannya ke sekolah kami. Meski kami sempat terkejut karena kehadiran bapak-bapak mendadak,” ujar Parisah mewakili pihak sekolah.
Di hadapan para siswa yang bersiap menikmati hidangan, Bupati Darma Wijaya mengingatkan pentingnya bersyukur atas hadirnya program nasional tersebut. Menurutnya, MBG merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak, menjaga kesehatan, serta menunjang konsentrasi belajar siswa di sekolah.
Namun demikian, Darma Wijaya menegaskan bahwa manfaat program MBG harus dibarengi dengan pengawasan ketat, terutama terkait keamanan pangan.
Ia secara khusus mengingatkan pihak sekolah agar memastikan seluruh makanan yang dibagikan benar-benar higienis, layak konsumsi, dan aman bagi kesehatan siswa.
“Saya mengimbau kepada Kepala Sekolah dan seluruh tim pelaksana agar melakukan pengawasan serta pemeriksaan yang ketat sebelum hidangan MBG ini dibagikan. Pastikan makanan benar-benar higienis dan aman dikonsumsi sehingga siswa kita mendapatkan manfaat maksimal tanpa ada risiko negatif untuk kesehatan,” tegas Darma Wijaya.
Selain meninjau pelaksanaan di sekolah, Bupati Darma Wijaya juga memaparkan capaian program MBG di Kabupaten Serdang Bedagai secara keseluruhan.
Ia menyebut, hingga saat ini terdapat 63 dapur SPPG yang telah beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Sergai. Seluruh dapur tersebut melayani total 165.290 penerima manfaat.
Jumlah itu terdiri dari 133.407 anak sekolah, 3.257 ibu hamil, 4.876 ibu menyusui, dan 23.750 balita.
Menurut Darma Wijaya, angka tersebut menunjukkan komitmen serius Pemkab Sergai dalam mendukung dan menyukseskan program MBG sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan juga mengingatkan pentingnya komunikasi aktif antara pihak sekolah dengan dapur SPPG.
Ia menegaskan, apabila ditemukan kendala atau keluhan terhadap menu MBG yang diterima sekolah, maka pihak sekolah diminta segera berkoordinasi dengan dapur SPPG setempat agar persoalan bisa cepat ditangani.
“Kalau ada keluhan terhadap menu MBG yang diterima, segera koordinasikan ke dapur SPPG setempat agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Adlin Tambunan.
Sebelum meninggalkan lokasi, suasana hangat terlihat saat para siswa dan guru berebut meminta foto bersama Bupati dan Wakil Bupati. Momen itu menjadi penutup kunjungan yang berlangsung akrab dan penuh antusiasme.
Usai dari SDN 104298 Simpang Empat, rombongan kembali melanjutkan gowes melintasi sejumlah desa, yakni Desa Sei Parit, Desa Silau Rakyat, Desa Pantang Ganjang, hingga tembus ke Desa Sei Rampah.
Sebelumnya, rombongan juga telah melintasi Desa Firdaus, Desa Firdaus Estate, Desa Cempedak Lobang, dan Desa Simpang Empat, dengan total jarak tempuh sekitar 26 kilometer.
Rangkaian kegiatan ditutup di Desa Sei Rampah, di mana rombongan menikmati sarapan pagi di dua warung lontong milik warga setempat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. (Sutrisno)










