BEKASI, alexanews.id – Kerusakan parah melanda akses jalan utama di Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Infrastruktur sepanjang sekitar 4 kilometer dengan lebar 5 meter itu hingga kini belum tersentuh perbaikan, meski sudah berulang kali diusulkan sejak beberapa tahun lalu.
Jalan yang menghubungkan wilayah RT 004/001 hingga RT 001/006 tersebut terakhir kali dibangun pada 2012. Memasuki 2020, kondisi beton mulai mengalami kerusakan serius, sehingga Pemerintah Desa Karangsari mengajukan permohonan perbaikan. Namun hingga 2026, realisasi dari pemerintah daerah tak kunjung terealisasi.
Kaur Perencanaan dan Pembangunan Desa Karangsari, Sobari Teguh, menyebutkan bahwa pihak desa telah menempuh berbagai prosedur resmi, termasuk mengusulkan perbaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
“Usulan sudah berkali-kali kami ajukan, bahkan masuk skala prioritas dalam Musrenbang. Namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Hal senada disampaikan Kepala Desa Karangsari, Bao Umbara. Ia menegaskan bahwa kondisi jalan yang rusak parah kini berdampak langsung pada aktivitas warga, terutama dalam hal mobilitas dan perekonomian.
“Kerusakan jalan ini sangat mengganggu. Kami terus mendorong agar pemerintah kabupaten segera merealisasikan perbaikan, karena ini kebutuhan mendesak masyarakat,” tegasnya.
Rawan Kecelakaan
Selain menghambat aktivitas, kondisi jalan yang berlubang juga dinilai membahayakan pengguna jalan. Saat musim hujan, genangan air kerap menutupi lubang sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Keluhan warga pun terus bermunculan akibat lambannya respons dari pemerintah daerah dan dinas terkait. Pemerintah Desa Karangsari berharap Plt Bupati Bekasi bersama instansi terkait segera turun ke lokasi untuk meninjau kondisi riil dan mempercepat proses perbaikan.
Perbaikan jalan tersebut dinilai krusial demi menunjang keselamatan serta kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari. (Wnd)










