BEKASI, alexanews.id – Dukungan terhadap pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi terus mengalir dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari Kijaga Kali yang mengapresiasi langkah Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Syaiful Huda, dalam memperjuangkan aspirasi petani melalui penguatan peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kabupaten Bekasi.
Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat perbaikan infrastruktur irigasi guna mendukung target swasembada pangan nasional.
Melalui sinergi antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, P3A, dan para petani, diharapkan pengelolaan jaringan irigasi dapat berjalan lebih optimal. P3A memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi air, melakukan pemeliharaan rutin saluran irigasi, serta mendukung pelaksanaan rehabilitasi jaringan yang menjadi prioritas pemerintah.
Kijaga Kali Samanhudi, menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan Syaiful Huda atau yang akrab disapa Kang Huda dalam memperjuangkan kebutuhan petani melalui organisasi P3A yang tersebar di Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, keberadaan organisasi petani menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan dan pemeliharaan jaringan irigasi di lapangan.
“Dengan partisipasi aktif masyarakat, berbagai pekerjaan seperti pembersihan saluran, pengaturan pembagian air, hingga pengawasan kondisi jaringan dapat dilakukan secara efektif sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” ujar Samanhudi.
Ia menambahkan, pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 menjadi momentum strategis untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur irigasi di berbagai daerah.
Melalui program tersebut, pemerintah mengarahkan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi secara terintegrasi guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kolaborasi yang erat antara Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, P3A, dan para petani diharapkan mampu menciptakan sistem irigasi yang lebih andal dan berkelanjutan.
Dengan jaringan irigasi yang berfungsi optimal, pelayanan distribusi air kepada petani akan semakin baik. Dampaknya, produktivitas pertanian dapat meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan Indonesia. (Wnd)










