CIREBON, alexanews.id – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah milik Maniah di Desa Serang Kulon, Dusun 03 RT 004/005, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/7/2026) malam. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu sempat membuat panik warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan melalap berbagai barang di dalam rumah.
Insiden bermula ketika pemilik rumah bersama anaknya sedang tertidur lelap di dalam kamar. Warga yang melihat kepulan asap dan kobaran api dari arah ruang tamu langsung bergegas mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan. Berkat kesigapan warga, kedua penghuni rumah berhasil dievakuasi sebelum api menyebar ke seluruh bangunan.
Kepala Bidang Pemadam Penyelamatan dan Sarana Prasarana Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari Sekretaris Desa Serang Kulon pada pukul 21.10 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, Regu 1 Damkar Wilayah Sektor Ciledug langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan, Regu 1 Damkar Wilayah Sektor Ciledug langsung diberangkatkan ke lokasi pada pukul 21.15 WIB,” ujar Eno dalam keterangannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sumber api diduga berasal dari korsleting pada colokan listrik di ruang tamu. Percikan api kemudian menyambar kursi busa yang berada di dekatnya sehingga kobaran api dengan cepat membesar. Warga sempat berusaha melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya, namun banyaknya material mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan.
Karena lokasi kejadian berada di kawasan permukiman padat penduduk, petugas Damkar Sektor Ciledug segera meminta bantuan dari Sektor Cikulak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan air sekaligus mengantisipasi agar api tidak merembet ke rumah-rumah warga lainnya.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 21.35 WIB. Di bawah komando Dansek Ciledug Taufik M, petugas langsung melakukan lokalisasi area kebakaran untuk memutus penyebaran api. Pada saat yang sama, pihak PLN Ciledug turut membantu dengan memutus aliran listrik di sekitar lokasi demi mendukung proses pemadaman yang aman.
Setelah berjibaku dengan kobaran api selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil memadamkan kebakaran sekitar pukul 22.00 WIB. Meski api telah padam, proses pendinginan masih terus dilakukan hingga pukul 23.20 WIB guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Pemilik rumah dan anaknya berhasil diselamatkan sehingga luput dari ancaman kobaran api yang menghanguskan bangunan.
Meski demikian, kerugian materiil yang ditimbulkan cukup besar. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. Sejumlah aset yang hangus terbakar di antaranya seluruh peralatan rumah tangga dan furnitur, satu unit sepeda ontel, dokumen-dokumen penting, satu unit televisi, serta berbagai barang lainnya yang mudah terbakar.
Proses penanganan kebakaran berlangsung kondusif berkat kerja sama berbagai pihak. Selain personel Damkar dari Sektor Ciledug dan Sektor Cikulak, penanggulangan kebakaran juga melibatkan perangkat Desa Serang Kulon, Babinsa, Polsek Babakan, petugas PLN, serta warga sekitar yang ikut membantu di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan rutin terhadap kabel, colokan, maupun peralatan elektronik penting dilakukan guna mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian besar. (Kirno)










