INDRAMAYU, alexanews.id – Nasib tragis menimpa Ari Wibowo (23), nelayan asal Blok Kalen Nyamin, Kelurahan Margadadi, Kabupaten Indramayu. Setelah sempat dinyatakan hilang akibat kecelakaan laut di perairan Pulau Rakit, jasad korban akhirnya ditemukan di wilayah perairan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Rabu (11/3/2026).
Korban ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melaut di sekitar Pantai Lemah Abang, Desa Balong, Kecamatan Kembang. Saat itu, jasad Ari terlihat mengapung di tengah laut sebelum akhirnya dilaporkan kepada petugas.
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh aparat dari Satpolairud Polres Jepara yang kemudian melakukan proses evakuasi. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Kartini Jepara untuk dilakukan pemeriksaan serta identifikasi.
Kasi Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, mengatakan pihaknya memastikan identitas korban setelah berkoordinasi dengan Basarnas Jawa Tengah dan keluarga.
“Korban dikenali dari sejumlah ciri khusus, di antaranya tato di tangan kiri, gelang di tangan kanan, serta pakaian yang dikenakan saat ditemukan,” ujar Dwi Prayitna.
Berdasarkan keterangan keluarga, ciri-ciri tersebut sesuai dengan identitas Ari Wibowo yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam insiden kecelakaan laut di perairan Pulau Rakit, Indramayu, pada Sabtu malam, 28 Februari 2026.
Insiden tersebut terjadi ketika perahu nelayan yang membawa delapan orang kru diduga ditabrak kapal tongkang saat melaut.
Akibat peristiwa itu, dua orang berhasil selamat, dua lainnya ditemukan meninggal dunia beberapa waktu setelah kejadian, sementara empat orang sempat dinyatakan hilang, termasuk Ari Wibowo.
Tim SAR gabungan sebelumnya telah melakukan operasi pencarian selama tujuh hari dengan menyisir wilayah perairan dari sekitar Pulau Biawak hingga perbatasan Cirebon dan Jawa Tengah. Namun pada saat itu upaya pencarian belum membuahkan hasil. (Kirno)










