KARAWANG, alexanews.id – Sosok Rano Setia Budi menjadi inspirasi di tengah masyarakat Kabupaten Karawang. Di balik tugas berat menjaga keamanan warga sebagai Pejabat Pelaksana Harian (PHL) Polsek Pedes, ia tetap mampu mengabdikan diri di dunia pendidikan dengan menjadi tenaga pengajar di sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Karawang.
Dedikasi ganda yang dijalankan Rano bukan perkara mudah. Di tengah kesibukan sebagai aparat kepolisian, ia tetap konsisten menyalurkan ilmu pengetahuan kepada para pelajar.
Tak hanya itu, Rano Setia Budi juga berhasil meraih penghargaan dalam Seminar Nasional Hukum yang digelar di Universitas Langlangbuana pada 17 Januari 2026.
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan waktu bukan penghalang untuk terus berkembang dan mengabdi kepada masyarakat.
Di mata banyak orang, perjalanan hidup Rano Setia Budi menjadi gambaran nyata tentang pentingnya kerja keras, disiplin, dan pengabdian tanpa batas.
Meski telah meraih berbagai capaian, Rano tetap rendah hati. Ia mengaku seluruh keberhasilan yang diperolehnya saat ini tidak lepas dari doa kedua orang tuanya.
“Segala amanah, ilmu, dan keberhasilan saya, baik di kepolisian, mengajar, maupun pendidikan, semuanya berkat doa orang tua,” ungkap Rano penuh haru.
Pernyataan tersebut menyentuh banyak pihak. Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, Rano menunjukkan bahwa nilai keluarga dan restu orang tua tetap menjadi fondasi utama dalam perjalanan hidup seseorang.
Kisah perjuangan Rano juga mendapat perhatian dari pengamat sosial sekaligus awak media, Ahmad Alexa. Ia mengapresiasi kegigihan Rano yang mampu menjalankan berbagai tanggung jawab secara bersamaan.
Menurut Ahmad Alexa, keberhasilan yang diraih Rano tidak hadir secara instan. Dibutuhkan ketekunan, konsistensi, serta mental kuat untuk bisa bertahan menjalani dua dunia sekaligus, yakni kepolisian dan pendidikan.
“Sukses di titik ini tak mudah. Kuncinya kegigihan dan kekuatan doa orang tua. Saya sangat apresiasi perjuangan beliau,” ujar Ahmad Alexa.
Ahmad juga berharap dedikasi Rano Setia Budi mendapat perhatian serius dari institusi kepolisian. Menurutnya, sosok seperti Rano layak memperoleh penghargaan karena telah membawa nama baik institusi sekaligus menjadi teladan di masyarakat.
“Semoga Pak Rano mendapat apresiasi tertinggi dari Kapolres Karawang hingga Kapolda Jawa Barat. Beliau telah mengharumkan nama institusi dan menjadi teladan nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Di tengah berbagai tantangan sosial saat ini, kehadiran figur seperti Rano Setia Budi menjadi energi positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Karawang. Ia membuktikan bahwa profesi aparat keamanan tidak menghalangi seseorang untuk terus belajar dan berbagi ilmu.
Perjalanan Rano juga menjadi pesan moral bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia maupun profesi. Semangat belajar yang ia tunjukkan menjadi contoh penting bagi anak-anak muda agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Selain menjalankan tugas negara, kontribusinya di dunia pendidikan juga dinilai membantu menciptakan generasi yang lebih disiplin, berkarakter, dan memiliki wawasan hukum yang baik.
Kisah ini sekaligus mengingatkan bahwa di balik keberhasilan seorang anak, terdapat doa orang tua yang terus mengiringi langkah hidupnya. Nilai inilah yang terus dipegang teguh oleh Rano Setia Budi dalam setiap perjalanan karier dan pendidikannya.
Dedikasi, kerja keras, dan ketulusan pengabdian yang ditunjukkan Rano kini menjadi inspirasi luas bagi masyarakat Karawang dan sekitarnya. Sosoknya hadir sebagai bukti bahwa pengabdian kepada bangsa dapat dilakukan melalui banyak cara, baik menjaga keamanan maupun mencerdaskan generasi muda. (Azka)










