CIREBON, alexanews.id – Kebakaran hebat melanda pabrik PVC milik PT Smart TT di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Minggu (31/5/2026) malam. Api diduga berasal dari mesin oven pengering kayu yang mengalami suhu berlebih atau overheat saat proses produksi berlangsung.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 21.15 WIB oleh karyawan yang sedang bertugas. Saat itu, aktivitas pengopenan kayu untuk bahan list atau partisi masih berlangsung.
Tak lama kemudian, api terlihat muncul dari dalam ruang oven yang berada di bagian belakang bangunan dan dengan cepat membesar hingga menjalar keluar melalui celah serta pintu oven.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Sarana dan Prasarana (PPSP) Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan para pekerja sempat berupaya memadamkan kobaran api secara mandiri.
“Karyawan yang sedang piket berusaha memadamkan api menggunakan air dan menghabiskan sekitar 12 tabung APAR. Namun karena material di dalam ruangan mudah terbakar, api justru semakin membesar,” ujar Eno.
Melihat kondisi yang tidak terkendali, petugas keamanan pabrik segera meminta bantuan ke Kantor Damkar Sektor Pangenan yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.
Laporan resmi diterima petugas Damkar pada pukul 21.45 WIB. Regu I Damkar Sektor Pangenan langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 21.53 WIB.
Karena api terus membesar dan dikhawatirkan merambat ke bangunan lain, petugas meminta bantuan tambahan dari sejumlah sektor pemadam kebakaran.
Sebanyak lima unit mobil pemadam dari Sektor Pangenan, Lemah Abang, Losari, Cikulak, dan Weru diterjunkan untuk membantu proses pemadaman.
Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kabid PPSP Dinas Damkar Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, bersama Kasi Pemadaman, Penyelamatan dan Evakuasi (PPE), Dansek Pangenan, serta dibantu para karyawan pabrik.
Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.50 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Situasi dinyatakan aman dan kondusif pada pukul 23.34 WIB.
Akibat kejadian tersebut, bangunan pabrik berukuran sekitar 9 x 20 meter beserta sejumlah bahan baku pembuatan list dan partisi hangus terbakar.
Meski demikian, petugas berhasil mencegah api merembet ke area pabrik lainnya sehingga kerusakan yang lebih besar dapat dihindari.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, nilai kerugian materi yang dialami perusahaan masih dalam proses pendataan dan penghitungan.
Setelah memastikan lokasi aman, seluruh personel dan armada pemadam kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan. (Kirno)










